Pesawaranonlinepost.wordpress.com

 

LPJ APBD PESAWARAN TH 2010 MENDAPAT KRITIKAN PEDAS DARI FRAKSI

Pesawaran ( FOKUS ) Rapat Paripurna DPRD Pesawaran dengan Pihak Eksekutif Terkait tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD Tahun 2010 mendapat sorotan yang sangat tajam dari Pihak Legeslatif. berikut kami kutip paparanya.

Penyelenggaraan Laporan Keuangan Daerah yang dalam hal ini Bupati sebagai Pengelola Keuangan Daerah sesuai PP No. 58 tahun 2005. Mendapat kritikan pedas dari beberapa Fraksi yang ada .

Fraksi Partai Karya Peduli Bangsa ( F- PKPB ) dalam Pandangan umumnya menyampaikan beberapa kritikan tentang kebjakan yang keliru dan cenderung terjadinya penyelewengan-penyelewengan dalam pelaksanaan program kegiatan SKPD Kabupaten Pesawaran, terbukti hasil audit BPK –RI memuat opini wajar dengan Pengecualian ( Qualified opinion ) nomor 42A/LHP/XVIII.BLP/07/2011.

Kebijakan yang cenderung keliru tercermin dari adanya Anggaran Lebih yang sangat besar , SILPA th 2010 Sebesar Rp. 99,1 Milyar , ujar Rama sangatlah tidak tepat dalam kondisi Kabupaten yang sedang memerlukan Pembangunan di semua bidang.

Melihat Nota Laporan Perrtanggungjawaban yang ada sepertinya ada kenaikan dari sector pendapatan yaitu melampau target dari Rp. 496,6 M mencapai Rp. 513,5 M , mengalami kenaikan sebesar 3,41 %. Tetapi ujar Ramadiansyah Kenaikan itu tidak sesuai dengan Resources ( Sumber Penghasilan ) yang ada , Asumsi Pendapatan yang ditetapkan itu masih sangat jauh dibandingkan dengan Potensi yang ada di Kabupaten Pesawaran , melihat potensi yang ada dibidang Pertanian , Peternakan, Perkebunan & Kehutanan , Perikanan dan Kelautan ,dan Partambangan, serta Potensi potensi lain seperti Pariwisata, Usaha Mikro Koperasi dan Menengah ( UMKM ) , Investasi dan Sumber Daya Manusia ( SDA )nya. Dimasa akan datang hendaknya harus lebih berani dalam menetukan asumsi ataupun pendapatan asli daerah , ujarnya.

Dengan adanya SILPA Lebih anggaran tahun 2010 ,terserap sebesar 85,25 % dan dana yang tak terserap sebesar 14,75 %( Rp. 99,1 M ). Kurang Optimalnya penyerapan dana ini disisi lain ada nilai positif tetapi di sudut yang lain merupakan kegagalan dalam penyerapan Anggaran , Kekurang cermatan menyusun Anggaran terlihat dari laporan pertanggungjawaban anggaran yang terserap masih lebih banyak untuk belanja Pegawai dari pada Penyerapan Anggaran yang berpihak pada Kepentingan Rakyat.lanjutnya.

Akhir-akhir ini ujar Rama ada program kegiatan SKPD yang mendapat sorotan dari banyak pihak , diantaranya, Kegiatan Pengadaan Buku dan Alat Peraga sumber dana DAK di Dinas Pendidikan sebesar Rp. 11,4 M yang teridikasi sarat terjadi penyimpangan .Kegiatan pemberian dana Bansos TA. 2010 senila R. 7,03 M. hasil Audait BPK ada pemborosan keuangan sebesar Rp.1,5 M. Terjadi manipulasi kegiatan spesifikasi teknis , kekurangan volume dan keterlambatan pekerjaan di sector Pembangunan Puskesmas Pembantu, rehab Sekolah SD yang nilanya Rp. 2,9 M. Juga terindikasi penyimpangan dan system pengadaan barang yang tidak sesuai dengan prosedur pada kegiatan pemeliharaan rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati di bagian protocol senilai Rp. 1,5 M . Ada indikasi penyimpangan pada pengunaan anggaran Kunjungan Kerja Pejabatan Negara , ada biaya Rp. 325 juta untuk makan dan minum Kunjungan Pejabat Negara. Serta ada tambahan dana Rp. 175. Jt yang tak jelas penggunaannya. Ramadisyah meminta kepada Bupati untuk menjelaskan secara gambling pada peserta Rapat Paripurna DPRD Pesawaran dari indikasi penyelewengan yang terjadi, mengakhiri paparnya.( dir )

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: